SECRET


Sejujurnya ,,,,

Sekedar
Hanya bertemu
Bukanlah inginku

Memilikimu
Itu harapan
terbesarku
………..


Aku masih berdiri disini
Dijalan yang sama
MENANTIMU
Dengan nafas terengah
Dan
Pijak kaki
Tetap menjajak
Tanah hatimu itu
…………….


BERSAMAMU,,,
Kupuji hari
Karena
Setiap cerita
Begitu berarti

SENDIRIKU ,,,
Tanpa warna
Hari
Silih berganti
Mengecup basi
………………..


Sesakit apapun
Aku tetap ingin
Menjadi jembatan
Dan tiang
Tanpa sebab untukmu

Karena hatiku
Telah kurelakan
Sejak keakuan
Hati terpatri
…………..


Hatiku ,,,
Yang semata wayang
Telah kusarahkan dan
Kupersembahkan kepadamu

Menjadikannya
Jembatan tawa
Dan airmata

Bagaimana mungkin
aku menyudihinya?
…………….


Bahagia & Bersedih
Dalam luka
Silih berganti

Jika
Karma dirimu
Aku rela
……………..


Selama kamu bahagia
Teruslah berpegang
Pada alasan yang
Kamu yakini
Dan arah yang
Kamu pilih

Aku taka ka
Mengugat lagi
Sebab aku :
MENCINTAIMU
Biar ku tanggung
Segala akibatnya
……………..


Dalam sadarku
Telah kusunting luka

Dalam takutku
Berlariku menjauh darimu

Dalam lukaku
Ada rindu yang
Tak padam untukmu juga
………………


Tentangmu ,,,
Yang tak mampu kutepikan
Apalagi kulupakan

Tentangmu ,,,
Yang setia kujaga dan
Kusimpan rapi
Di sudut hati terdalam

Inilah kuasa pilihanku
Inilang yang tertulis dihatiku
“aku mencintaimu”
……………………………


Lelah hati
Tersudutku ke tepi

Mengeja cintamu
Dengan harapan yang
Makin menua renta

Menyepuh rapuh,
Membuktikan luka
…………………………


Akan ku simpan aroma luka ini
Dalam bejana
Yang kututup rapat-rapat

Biarlah jadi luka sunyi
Dan kunikmati keheningannya
Sampai hilang
Tak bersisa
……………


Datanglah sejenak ,,,
Dekaplah sejenak ,,,,

Setiaku ada dan tak jera

Rinduku tak pupus
Meski kita tak Satu
…………………………….


Cinta yang kujaga
Untumu ,,,
Seperti bayangan
Dalam cermin
…..

Begitu nyata ,,,
Tapi tadapat
Ku sentuh.
…………………..


Belajar melupakanmu
Sungguh pekerjaan yang
Sangat besar dan
Menguras perasaan

Andai saja
Akar ingatan itu
Tak kuat mencengkram.
………………………..


Beri aku waktu untuk
Mengerti
Beri aku jeda untuk
Berlari

Sendat nafasku masih
Berat
Sementara luka itu
Menyayat pedih
………………………………


Teruskanlah !!!

Tak usah menengok
Kebelakang

Yakinmu tak menggugat
Bukan aku yang
Kau dekap erat
………………..


Diantara ....
Siakap acuh tak acuh
Dan ….
Kerlingan gagu

Tidakah ….
Kamu tahu
Aku …
Tengah memperhatikanmu
…………………………………………………………


Kalau hanya terbilang
Aku bias menghitungnya

Tapi ini diluar
Hitungan matematis

“satu bahagia sepadan
Dengan
Seribu tangis”
…………………………….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar